Jelaskan Sejarah mataram kuno dan mataram baru (medang kamulan) ==================================================================== 1.) Letak : 2) Tahun berdiri 3) Sumber sejarah 4) Raja” yg pernah memerintah 5) Faktor berkembangnya 6) fakto runtuhnya 7) Peninggalannya 8) Pereekonomian


Letak : ,
Buktimengenai keberadaanKerajaan Mataram
Hindu atau seringjuga disebut Mataram Kuno adalahprasasti Canggal
yang dikeluarkanoleh Sanjaya. Prasasti ini berangkatahun Cruti
Indria Rasa atau 654Saka (1 Saka sama dengan 78 Masehi,berarti 654
Saka sama dengan 732 M), hurufnya Pallawa, bahasanya Sanskerta,
danletaknya di Gunung Wukir, sebelah selatan Muntilan.

Isinya adalah pada tahun
tersebutSanjaya mendirikan lingga di Bukit Stirangga untuk keselamatan
rakyatnya danpemujaan terhadap Syiwa, Brahma, dan Wisnu, di daerah suci
Kunjarakunja. Menurutpara ahli sejarah, yang dimaksud Bukit Stirangga
adalah Gunung Wukir dan yangdimaksud Kunjarakunja adalah Sleman (kunjara
= gajah = leman; kunja = hutan).Lingga adalah simbol yang menggambarkan
kekuasaan, kekuatan, pemerintahan, lakilaki,dan dewa Syiwa, raja :
1) Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya (717 2013 746 M)
Raja ini adalah pendiri Kerajaan Mataram sekaligus
pendiri wangsa Sanjaya.Setelah wafat, ia digantikan oleh Rakai
Panangkaran.

,
2) Sri Maharaja Rakai Panangkaran (746 2013 784 M)
Dalam prasasti Kalasan (778 M) diceritakan bahwa Rakai
Panangkaran (yangdipersamakan dengan Panamkaran Pancapana) mendirikan
candi Kalasan untukmemuja Dewi Tara, istri Bodhisatwa Gautama, dan candi
Sari untuk dijadikanwihara bagi umat Buddha atas permintaan Raja Wisnu
dari dinasti Syailendra.

Inimenunjukkan bahwa pada masa pemerintahan raja
ini datanglah dinasti Syailendradipimpin rajanya, Bhanu (yang kemudian
digantikan Wisnu), dan menyerangwangsa Sanjaya hingga melarikan diri ke
Dieng, Wonosobo. Selain itu, RajaPanangkaran juga dipaksa mengubah
kepercayaannya dari Hindu ke Buddha.Adapun penerus wangsa Sanjaya setelah
Panangkaran tetap beragama Hindu.
, 3) Sri Maharaja Rakai Panunggalan (784 2013 803 M)
, 4) Sri Maharaja Rakai Warak (803 2013 827 M)
Dua raja ini tidak memiliki peran yang berarti,
mungkin karena kurang cakapdalam memerintah sehingga dimanfaatkan oleh
dinasti Syailendra untuk berkuasaatas Mataram. Setelah Raja Warak turun
takhta sebenarnya sempat digantikanseorang raja wanita, yaitu Dyah Gula
(827 2013 828 M), namun karena kedudukannyahanya bersifat sementara maka
jarang ada sumber sejarah yang mengungkapperanannya atas Mataram Hindu.

, 5) Sri Maharaja Rakai Garung (828 2013 847 M)
Raja ini beristana di Dieng, Wonosobo. Ia mengeluarkan
prasasti Pengging(819 M) di mana nama Garung disamakan dengan Patapan
Puplar (mengenaiPatapan Puplar diceritakan dalam prasasti Karang Tengah 2013
Gondosuli).

, 6) Sri Maharaja Rakai Pikatan (847 2013 855 M)
Raja Pikatan berusaha keras mengangkat kembali
kejayaan wangsa Sanjayadalam masa pemerintahannya. Ia menggunakan nama
Kumbhayoni dan Jatiningrat(Agastya). ,
7) Sri Maharaja Kayuwangi (855 2013 885 M)
Nama lain Sri Maharaja
Kayuwangi adalah Lokapala.,
8) Sri Maharaja Watuhumalang (894 2013 898 M)
Masa pemerintahan Kayuwangi dan penerus-penerusnya
sampai masapemerintahan Dyah Balitung dipenuhi peperangan perebutan
kekuasaan. Itu sebabnya,setelah Kayuwangi turun takhta, penggantinya
tidak ada yang bertahan lama.
,
9) Sri Maharaja Watukura Dyah Balitung (898 2013 913 M)
, Faktor berkembang pesatnya
kerajaan Mataram Kuno :, ,
,
,
,
, ,
, , peninggalan:, 1. Prasasti Canggal, 2. Prasasti Kalasan, 3. Prasasti Kedu (Mantyasih), 4. Prasasti Kelurak, 5. Prasasti Ratu Boko, perekonomian:,